Home Info Tentang GPIB Tata Gereja GPIB Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat (PPMJ) PPMJ No. 3 Tentang Pelaksana Harian Majelis Jemaat
PPMJ No. 3 Tentang Pelaksana Harian Majelis Jemaat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Nicole   

PERATURAN PELAKSANAAN MAJELIS JEMAAT NO. 3

 

Tentang

PELAKSANA HARIAN MAJELIS JEMAAT

 

P a s a l  1

Pengertian

  1. Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang selanjutnya disingkat PHMJ adalah representasi harian dari Majelis Jemaat.
  2. Pelaksana Harian Majelis Jemaat dipilih dari fungsionaris Majelis Jemaat melalui Sidang Majelis Sinode, kecuali Ketua Majelis Jemaat
  3. Untuk menjadi fungsionaris PHMJ minimal pernah menjabat sebagai Diaken/Penatua selama 1 (satu) masa tugas PHMJ (2,5 tahun), kecuali Jemaat yang baru dilembagakan.
  4. Pelaksana Harian Majelis Jemaat terdiri dari sekurang-kurangnya seorang Ketua, seorang Sekretaris dan seorang Bendahara.
  5. Ketua dan Sekretaris mewakili Majelis Jemaat keluar dan kedalam

 

P a s a l  2

Tugas Pelaksana Harian Majelis Jemaat

Tugas PHMJ adalah :

  1. Menjabarkan keputusan Sidang Majelis Jemaat dan mengatur penatalayanan di jemaat.
  2. Mengelola administrasi jemaat dan perbendaharaan jemaat.
  3. Mempersiapkan dan menyelenggarakan Sidang Majelis Jemaat, Rapat-rapat Koordinasi, Pertemuan Warga Sidi Jemaat, Seminar, Lokakarya dan rapat-rapat serta pertemuan lainnya.
  4. Memutuskan dan menyelesaikan hal-hal yang mendesak, sepanjang tidak bertentangan dengan Tata Gereja yang berlaku  dan melaporkannya kepada Sidang Majelis Jemaat terdekat.
  5. Mewakili Majelis Jemaat ke dalam dan ke luar.
  6. Membuat dan menyampaikan laporan triwulan kepada Sidang Majelis Jemaat tentang penyelenggaraan Persekutuan, Pelayanan dan Kesaksian.
  7. Mengkoordinasikan dan menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan.
  8. Mengkoordinasikan pengawasan melekat terhadap pengelolaan perbendaharaan jemaat dan penguasaan harta milik GPIB/jemaat.
  9. Mempertanggung jawabkan pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Tahunan kepada Sidang Majelis Jemaat.

10. Membuat dan menyampaikan laporan kegiatan tahunan kepada Majelis Sinode atas nama Majelis Jemaat.

11. Menyampaikan tembusan Laporan kegiatan tahunan untuk Majelis Sinode diteruskan ke BP Mupel setempat untuk di kompilasi sebagai laporan BP Mupel dalam Persidangan Sinode Tahunan (PST).

 

P a s a l  3

Tugas Ketua

  1. Dalam bidang umum bertugas :

1.1.  Bersama Sekretaris menjadi penanggungjawab umum baik keluar maupun kedalam serta bertindak untuk dan atas nama GPIB Jemaat “.............”  .................

1.2.  Bersama Sekretaris menandatangani :

1.2.1.   Surat-surat Gerejawi

1.2.2.   Keputusan dan Ketetapan Majelis Jemaat

1.2.3.   Surat-surat Majelis Jemaat dan Warta Jemaat.

1.3.  Memimpin Sidang Majelis Jemaat, rapat-rapat PHMJ, Pertemuan Warga Sidi Jemaat serta rapat-rapat dan pertemuan lainnya.

1.4.  Bersama Sekretaris mengawasi ketatalaksanaan Kantor Majelis Jemaat.

1.5.  Menjaga memelihara dan mengawasi agar semua keputusan, ketetapan serta pelaksanaannya sesuai dengan Tata Gereja, Pemahaman Iman GPIB dan Pokok-pokok Kebijakan Umum Panggilan dan Pengutusan Gereja (PKUPPG).

1.6.  Melaksanakan tugas-tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan kecuali.

1.7.  Mengkoordinasikan penyusunan Rencana Kerja Tahunan.

1.8.  Membuat Memori Serah Terima Pelaksanaan Tugas sebagai Ketua Majelis Jemaat kepada yang menggantikannya.

  1. Dalam bidang khusus bertugas :

2.1.  Memelihara kehidupan Persekutuan Jemaat agar setiap warga Gereja mampu melaksanakan panggilan dan pengutusan Gereja.

2.2.  Melaksanakan kegiatan Pembinaan terhadap warga Gereja, Unit-Unit Misioner serta Diaken dan Penatua guna meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan iman serta wawasan berjemaat.

2.3.  Melaksanakan percakapan-percakapan pastoral kepada :

2.3.1.   Para calon / keluarga Baptis, Sidi dan Nikah

2.3.2.   Para Warga Jemaat yang mempunyai masalah

2.3.3.   Penatua/Diaken dan/atau pengurus Unit-Unit Misioner dalam hal-hal khusus.

2.4.  Mengkoordinir, membina dan mengajar katekisasi

2.5.  Bertanggung jawab terhadap pembuatan Tata Ibadah Minggu dan Jadwal Pelayan Firman untuk Ibadah Minggu serta Hari-hari Raya Gerejawi

2.6.  Bersama Diaken dan Penatua memelihara kemurnian pemberitaan Firman Tuhan dan ajaran Gereja dalam jemaat.

2.7.  Mengkoordinir dan membimbing serta mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan dalam jemaat khususnya bidang-bidang:

2.7.1.                       Teologi ( IAI, Ibadah, Musik Gereja dan Pengkajian Teologi)

2.7.2.                       Persidangan Gerejawi

2.7.3.                       Umum, sertaKomisi, Panitia dan/atau Tim Kerja yang terkait  

dengan bidang-bidang dimaksud.

P a s a l  4

Tugas Ketua I

  1. Dalam bidang umum bertugas:

1.1.       Mengkoordinasikan, memantau penyusunan rencana kegiatan Pelayanan dan Kesaksian ke dalam maupun ke luar lingkungan jemaat.

1.2.       Mengawasi, memelihara dan mendorong kelancaran serta komunikasi dalam pelaksanaan di bidang Pelayanan dan Kesaksian Jemaat serta Lingkungan Hidup.

1.3.       Melaksanakan tugas Ketua atau Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan atas pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya.

1.4.       Bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

  1. Dalam bidang khusus bertugas :

2.1.     Bersama dengan Ketua dan Sekretaris I mengatur jadwal Pelayan Firman dan Majelis petugas pada Ibadah Jemaat.

2.2.     Mengkoordinir dan membimbing serta mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan dalam jemaat khususnya bidang-bidang:

2.2.1.   Pelayanan dan Kesaksian (PELKES) serta Lingkungan Hidup.

2.2.2.   Diakonia

2.2.3.   Komisi, Panitia dan atau Tim Kerja yang terkait dengan bidang-bidang dimaksud.

2.3.     Mengkoordinir kegiatan-kegiatan lain seperti penanggulangan bencana alam, masalah hukum, aksi/bakti sosial, balai pengobatan (klinik) dan lain lain.

2.4.          Menyusun rencana Kerja dan Anggaran sesuai bidangnya dan menyampaikan laporan evaluasi kegiatan triwulan di bidangnya  untuk Sidang Majelis Jemaat.

 

 

 

 

P a s a l  5

Tugas Ketua II

  1. Dalam bidang umum bertugas :

1.1.  Mengkoordinasikan dan mengawasi semua kegiatan Gereja, Masyarakat dan Agama-Agama dalam lingkungan jemaat.

1.2.  Memelihara dan mendorong serta mengawasi Gereja, Masyarakat dan Agama-Agama dalam Jemaat guna pertumbuhan pelayanan yang dinamis.

1.3.  Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan atas pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya.

1.4.  Bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

  1. Dalam bidang khusus bertugas :

2.1.  Mengkoordinir dan membimbing serta mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan dalam Jemaat khususnya bidang-bidang :

2.1.1.   Gereja, Masyarakat dan Agama-Agama (GERMASA)

serta Komisi, Panitia dan/atau Tim Kerja yang terkait dengan bidang-bidang dimaksud.

2.2.  Mengkoordinir kegiatan-kegiatan lain seperti unit pelayanan perpustakaan, forum diskusi, seminar, lokakarya dan lain-lain.

2.3.  Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran sesuai bidangnya dan menyampaikan laporan evaluasi kegiatan triwulan di bidangnya untuk Sidang Majelis Jemaat.

P a s a l  6

Tugas Ketua III

  1. Dalam bidang umum bertugas:

1.1.  Memimpin dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan pelayanan Pelayanan Kategorial dalam rangka menunjang program pelayanan Gereja.

1.2.  Mengkoordinasikan dan mengawasi penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Pelayanan Kategorial.

1.3.  Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan atas pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya.

1.4.  Menandatangani surat-surat keluar sesuai bidangnya.

1.5.  Melaksanakan Pembinaan terhadap karyawan Kantor Majelis Jemaat.

1.6.  Bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan  sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

  1. Dalam bidang khusus bertugas:

2.1.  Mengkoordinir dan membimbing serta mengawasi kegiatan-kegiatan di Pelayanan Kategorial:

2.1.1.   Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani (PPSDI)

2.1.2.   Pelayanan Kategorial (PA, PT, GP, PKP, PKB, PKLU)

serta Panitia dan/atau Tim Kerja yang terkait dengan Pelayanan Kategorial dimaksud.

2.2.  Mengkoordinir kegiatan-kegiatan lain seperti pelayanan kelompok profesional dan fungsional dan sekretariat bersama ke 6 (enam) PELKAT.

 

P a s a l  7

Tugas Ketua IV

  1. Dalam bidang umum bertugas :

1.1.  Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan atas pendelegasian wewenang secara tertulis.

1.2.  Melaksanakan pengawasan dan pengendalian Perbendaharaan di jemaat.

1.3.  Bertanggung jawab terhadap hal-hal yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

1.4.  Menandatangani surat-surat keluar sesuai bidangnya.

  1. Dalam bidang khusus bertugas:

2.1.  Bersama Bendahara menyiapkan bahan-bahan untuk penyusunan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Penerimaan dan Pengeluaran tahun anggaran berikutnya.

2.2.  Bersama Bendahara menandatangani Laporan Keuangan dan Surat-surat Berharga.

2.3.  Melalui rapat PHMJ melaksanakan pengadaan barang-barang inventaris harta milik Gereja, mengawasi perawatan/pemeliharaan dan pengamanannya.

2.4.  Mengkoordinir dan membimbing semua tugas dan kegiatan pelayanan dalam jemaat khususnya bidang-bidang :

2.4.1.        Pembangunan Ekonomi Gereja

serta Komisi, Panitia dan/atau Tim Kerja yang terkait dengan bidang-bidang dimaksud.

2.5.  Mewakili Majelis Jemaat ditingkat MUPEL dan SINODAL yang menyangkut bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

 

P a s a l  8

Ketua V

  1. Dalam Bidang umum bertugas:

1.1     Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan atas pendelegasian wewenang secara tertulis.

1.2     Menandatangani surat-surat keluar bersama sekretaris Umum sesuai dengan bidang tugas.

  1. Dalam bidang khusus bertugas:

2.1.  Mengkoordinasikan, memantau penyusunan Rencana Kegiatan Informasi Organisasi dan Komunikasi ke dalam maupun keluar lingkungan Jemaat

2.2. Melaksanakan, memelihara dan mendorong kelancaran serta komunikasi dalam pelaksanaan di bidang Penelitian dan Pengembangan di Jemaat.

2.3.  Membuat perencanaan Sistem Informasi Manajemen dan Perencanaan Organisasi dan Komunikasi di Jemaat.

2.4.  Memimpin Sidang Majelis Jemaat, Rapat PHMJ dan rapat-rapat lainnya sesuai dengan tugas pembidangan

Pasal 9

Tugas Sekretaris

  1. Dalam bidang umum bertugas:

1.1.  Bersama Ketua menjadi penanggung jawab umum baik kedalam maupun keluar serta bertindak untuk dan atas nama GPIB Jemaat “.............”  .................

1.2.  Melaksanakan kegiatan Kesekretariatan dan Administrasi Umum bekerja sama dengan Kepala Kantor Majelis Jemaat.

1.3.  Bersama Ketua meneliti dan menandatangani surat-surat Gerejawi, Surat Keputusan / ketetapan dan surat-surat lainnya yang dikeluarkan oleh Majelis Jemaat.

1.4.  Bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

 

  1. Dalam bidang khusus bertugas:

2.1.  Bersama Ketua membidangi Teologi dan Persidangan Gerejawi

2.2.  Bersama para Ketua menetapkan kebijakan Majelis Jemaat, pengendalian administrasi, pengintegrasian kegiatan dan personalia.

2.3.  Bersama Ketua V menangani bidang yang menjadi tanggungan Ketua V.

2.4.  Menghimpun peraturan-peraturan, ketetapan dan keputusan Majelis Sinode GPIB maupun Majelis Jemaat serta pengarsipan surat-surat keluar / masuk.

2.5.  Merencanakan pelaksanaan Sidang Majelis Jemaat dan menyusun Agenda Sidang.

2.6.  Menyiapkan dokumentasi tentang risalah (notulen) dan buku ketetapan Majelis Jemaat pada Sidang Majelis Jemaat, notulen rapat PHMJ dan rapat-rapat lainnya serta masukan-masukan pertemuan Warga Sidi Jemaat.

2.7.  Menindaklanjuti hasil keputusan rapat melalui kegiatan-kegiatan administrasi.

2.8.  Mendistribusikan surat-surat masuk kepada Ketua terkait dan menindaklanjuti tindakan yang diambil secara administratif.

2.9.  Mengkoordinir penyusunan Laporan-laporan Berkala, Laporan Tahunan termasuk Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Program Kerja Tahunan kepada Sidang Majelis Jemaat.

 

P a s a l 10

Tugas Sekretaris I

  1. Dalam bidang umum bertugas:

1.1.  Melaksanakan kegiatan Kesekretariatan dan Administrasi Umum, bila Sekretaris berhalangan.

1.2.  Mendampingi Ketua I dan Ketua II dalam setiap kegiatannya serta menata Administrasi bidang kerjanya.

1.3.  Bertanggungjawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

 

  1. Dalam bidang khusus bertugas:

2.1.  Membuat notulen-notulen rapat PHMJ dan rapat koordinasi dengan Komisi dalam setiap kegiatannya dan menindaklanjuti secara administrasi sesuai keputusan yang diambil.

2.2.  Menyiapkan bahan untuk Warta Jemaat.

2.3.  Bersama Ketua I membuat jadwal pelayanan.

 

Pasal 11

Tugas Sekretaris II

 

  1. Dalam bidang umum bertugas:

1.1.           Bersama Ketua III  dan Ketua IV menangani bidang-bidang yang mejadi tanggung jawab Ketua III dan Ketua IV

1.2.           Melaksanakan kegiatan Kesekretariatan dan Administrasi Umum, apabila Sekretaris, Sekretaris I berhalangan

  1. Dalam bidang khusus bertugas:

2.1.          Mempersiapkan administrasi perjalanan dinas dan mengolah laporan-laporan perjalanan dinas fungsionaris PHMJ, atau yang ditugaskan oleh Majelis Jemaat

2.2.           Menyelenggarakan pengarsipan Kantor Majelis Jemaat sesuai bidang terkait

 

P a s a l  12

Tugas Bendahara

  1. Dalam bidang umum bertugas:

1.1.  Bertanggungjawab penuh atas pengelolaan perbendaharaan jemaat.

1.2.  Bersama Ketua IV mengumpulkan dan menyediakan data keuangan dan perbendaharaan dalam rangka penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Jemaat bersama Unit-Unit Misioner lainnya.

1.3.  Bertanggungjawab atas hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

  1. Dalam bidang khusus bertugas :

2.1.  Meneliti dan memberikan persetujuan atas segala permohonan pengeluaran keuangan sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan oleh Sidang Majelis Jemaat.

2.2.  Untuk pengeluaran di luar program dan anggaran harus terlebih dahulu disetujui oleh Sidang Majelis Jemaat atau melalui rapat PHMJ yang selanjutnya dilaporkan kepada Majelis Jemaat melalui Sidang Majelis Jemaat.

2.3.  Mengawasi dan mencermati kemungkinan adanya penyimpangan penerimaan dan pengeluaran Kas Jemaat.

2.4.  Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan dan kegiatannya.

2.5.  Mewakili Majelis Jemaat dalam persidangan MUPEL / Sinode Tahunan yang berkaitan dengan keuangan dan perbendaharaan.

2.6.  Bekerjasama dengan Ketua IV dan Bendahara I dalam pelaksanaan tugasnya.

2.7.  Membuat laporan keuangan penerimaan dan pengeluaran secara garis besar setiap minggu untuk dimuat dalam Warta Jemaat.

2.8.  Pada masa akhir Jabatan Pendeta/Ketua Majelis Jemaat atau PHMJ, bersama Sekretaris membuat Berita Acara Serah Terima disertai pernyataan tentang kondisi keuangan dan harta milik jemaat seperti :

2.8.1.   Saldo Kas

2.8.2.   Saldo Bank

2.8.3.   Harta milik jemaat baik bergerak maupun yang tidak bergerak setelah diperiksa oleh BPPJ

 

P a s a l  13

Tugas Bendahara I

  1. Dalam bidang umum bertugas:

1.1.  Melaksanakan tugas Bendahara apabila yang bersangkutan berhalangan.

1.2.  Membantu Bendahara dalam mengelola keuangan dan harta milik jemaat.

1.3.  Bertanggungjawab atas hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

  1. Dalam bidang khusus bertugas:

2.1.  Bersama Bendahara mengawasi realisasi anggaran penerimaan dan pengeluaran.

2.2.  Bersama Bendahara mengawasi pelaksanaan pembukuan dan administrasi keuangan jemaat.

2.3.  Mengkoordinasikan dan memantau pelaksanaan pengadaan, perawatan dan pengamanan barang-barang inventaris milik Gereja.

2.4.  Mengamankan harta milik Gereja dan menyelesaikan sertifikasi harta milik Gereja yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap.

2.5.  Bekerjasama dengan Ketua IV dan Bendahara dalam pelaksanaan tugasnya.

 

 

 

 

P a s a l  14

Tata Cara Pemilihan

  1. Pemilihan dapat dilakukan dengan cara:
    1. Pertemuan Warga Sidi Jemaat secara terpisah

b.  Pertemuan Warga Sidi Jemaat di sector

c.  Tanpa melalui Pertemuan Warga Sidi Jemaat dengan menggunakan Kotak Suara

  1. Tata Cara Pemilihan akan diatur dalam Peraturan Pelaksanaan yang dikeluarkan oleh Majelis Sinode GPIB
  2. Pemilihan dan Penetapan calon PHMJ dilakukan secara terbuka oleh dan di dalam Sidang Majelis Jemaat.
  3. Tata cara dan tata tertib pencalonan dan pemilihan PHMJ diatur lebih lanjut dalam suatu petunjuk teknis yang dibuat oleh Majelis Sinode.

 

P a s a l  15

Penetapan / Pengukuhan Pelaksana Harian Majelis Jemaat

Penetapan / Pengukuhan anggota PHMJ dilakukan oleh Majelis Sinode dengan Surat Keputusan Majelis Sinode dalam suatu Sidang Majelis Jemaat yang diadakan khusus untuk itu dan diperkenalkan kepada jemaat dalam Ibadah Minggu.

 

P a s a l  16

Masa Tugas Pelaksana Harian Majelis Jemaat

  1. Masa Tugas PHMJ adalah 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan dan dapat dipilih kembali hanya untuk kali berikutnya.
  2. Setelah 2 (dua) kali masa bakti/masa tugas berturut-turut, harus jeda baru kemudian dapat dipilih kembali.
  3. Seseorang dapat dipilih kembali selaku fungsionaris  PHMJ setelah melewati masa jeda selama 1(satu) kali masa tugas.

P a s a l  17

Penggantian Anggota Pelaksana Harian Majelis Jemaat

  1. Anggota PHMJ dapat diganti bila anggota yang bersangkutan:

1.1.  Mengundurkan diri karena suatu alasan tertentu.

1.2.  Melakukan perbuatan tercela yang bertentangan dengan moral dan etika Kristen.

1.3.  Meninggal dunia.

  1. Proses penggantian dilakukan dengan cara :

2.1.  Nama calon pengganti dapat diusulkan oleh Pendeta / Ketua Majelis Jemaat dalam Sidang Majelis Jemaat untuk persetujuan dan penetapannya sebagai anggota PHMJ pengganti.

2.2.  Dipilih secara langsung oleh Sidang Majelis Jemaat dengan mengikuti prosedur pemilihan langsung.

2.3.  Nama anggota PHMJ terpilih segera pada kesempatan pertama diajukan ke Majelis Sinode untuk ditetapkan dengan Surat Keputusan Majelis Sinode GPIB.

 

P a s a l  18

Serah Terima Pelaksana Harian Majelis Jemaat

  1. Paling lambat 2 (dua) minggu setelah diterimanya Surat Keputusan Majelis Sinode, maka diadakan Sidang Majelis Jemaat untuk serah terima tugas PHMJ lama kepada PHMJ yang baru.
  2. PHMJ yang lama harus membuat Laporan Pertanggungjawaban secara terperinci mengenai Program Kerja dan Anggaran Tahunan yang sementara berjalan serta dapat diterima dan dilanjutkan oleh PHMJ yang baru.

P a s a l  19

Ketentuan Penutup

  1. Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini berlaku sejak tanggal disahkan oleh Majelis Sinode GPIB.
  2. Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini akan diatur dan ditetapkan oleh Majelis Jemaat dalam Sidang Majelis Jemaat.
  3. Dengan berlakunya Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini, maka semua peraturan lain yang mengatur tentang PELAKSANA HARIAN MAJELIS JEMAAT sejauh telah diatur dalam Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini, dinyatakan tidak berlaku lagi.

 

Ditetapkan di     : …………………..

Pada tanggal     : .................................

…………………………………..           …………………………

Ketua                                            Sekretaris

Disahkan oleh

Majelis Sinode GPIB

Pada tanggal……………….

 

 

 

Pdt. ................................. Pdt. .........................................

Ketua Umum                                   Sekretaris Umum


 
Baner
Hakcipta © 2014 .. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah perangkat lunak gratis yang dirilis dibawah lisensi GNU/GPL.